Resource Centre

Caritas Keuskupan Sibolga telah melaksanakan program livelihood sejak 2008. Pusat pelatihan pertanian (Resource Center) menyediakan dukungan di tingkat komunitas, pendampingan dan pelatihan petani dengan pendekatan inofatif terhadap pertanian dan hortikultura.

Sebelumnya CKS memiliki resource center di Mandrehe, Nias Barat, namun tahun 2014 pengelolaannya diserahkan kepada Paroki Nias Barat. Tahun 2016, Caritas Keuskupan Sibolga membangun resource center lainnya, terletak di km 9 di sebelah selatan pusat kota Gunungsitoli.

Sejak tahun 2016, 32 orang telah ambil bagian dalam program magang pertanian bagi petani muda di wilayah Keuskupan Sibolga. Program mewajibkan peserta magang untuk menghasilkan pendapatan melalui pertanian, juga menyediakan makanan berkualitas bagi keluarga mereka dan komunitas dengan cara yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari program resiliensi, staf resource center berkunjung dari desa ke desa di Nias untuk memberikan pendidikan keluarga tentang pengelolaan lahan dan pertanian. Sejauh ini lebih 119 keluarga telah mendapatkan pendampingan.

Resource Center berfungsi sebagai penyedia hasil pertanian (bibit, tanaman, buah, sayur mayor, kompos dan pupuk), yang dijual di pasar lokal, melalui grosir, atau dijual ke Pulau Sumatera.

Dalam jangka panjang, tujuan resource center yakni menjadi lembaga yang benar-benar mandiri, dimana dana yang terkumpul melalui penjualan sayur diinvestasikan kembali ke resource center dan program CKS lainnya.

Syngenta juga baru-baru ini telah bermitra dengan Resource Center, memberikan workshop dan pupuk sehingga petani dapat mencapai panen yang baik dan juga memperbaiki kesejahteraan ekonomi masyarakat.