Kegiatan Peningkatan Pendapatan


Setelah gempa 2005, Caritas sangat bergantung dukungan donor. CKS sekarang mengalami transformasi dari lembaga pemberi bantuan tanggap darurat menjadi lembaga pengembangan masyarkat yang berupaya menjawab kebutuhan masyarakat yang tinggal di wilayah Keuskupan Sibolga.

Untuk keberlanjutan pelaksanaan program, kami telah menerapkan berbagai mekanisme fundraising komersial untuk melanjutkan pelayanan di masa depan.

CARITAS WATER

Caritas Water adalah usaha depot air minum isi ulang dan kemasan yang dikelola oleh CKS sejak tahun 2011. Depot menjual air minum dan air bersih (untuk keperluan rumah tangga) kepada masyarakat setempat. Seluruh keuntungan digunakan untuk biaya operasional depot dan juga menjalankan program CKS.

Tahun 2016, sebanyak 138.824 galon air telah terjual, menghasilkan keuntungan lebih dari Rp.8.500.000 (9000 Dolar Australia) untuk masyarakat lokal. Seiring meningkatnya permintaan terhadap Caritas Water, CKS telah membeli sistem pemaketan air lainnya, yang diharapkan menghasilkan pendapatan dobel pada akhir tahun 2018.

Semua proses diinvestasikan kembali ke CKS dan program pelayanan masyarakat.

CARITAS MARKET

Caritas Market telah beroperasi sejak April 2013, terdiri atas dua supermarket, sebuah kafe, toko buku dan sarana futsal.

17% of dari semua pendapatan Caritas Market diinvestasikan kembali di CKS.

Bersama, upaya fundraising ini berkontribusi dalam memastikan keberlanjutan Caritas. Upaya upaya tersebut juga menyediakan lapangan kerja bagi 44 staf yang bekerja menjalankan usaha tersebut.

  • Yesterman, a former graduate of Caritas Centre, currently works as a cook at the Caritas Cafe