Caritas Centre

Tahun 2012, rata-rata jumlah tahun anak-anak bersekolah di Pulau Nias hanya 6,56 tahun, yang mana jauh dibawah standar nasional yang harus menyelesaikan pendidikan wajib belajar 9 tahun. Di Kotamadya Gunungsitoli, pelajar pada umumnya tidak melewati jumlah tahun wajib belajar di Indonesia (8.42 tahun).

Kesuksesan masa depan masyarakat Nias tergantung pada generasi muda dan pendidikan yang mereka capai.

Caritas Center menyediakan berbagai kursus untuk memperbaiki peluang pekerjaan bagi anak muda usia 14-23 tahun di wilayah Keuskupan Sibolga. Kursus ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak muda yang tidak mampu melanjutkan pendidikan karena kondisi sosial-ekonomi atau alasan pribadi.

Kursus yang ditawarkan kepada anak muda tersebut antara lain: kursus mejahit, salon, menyulam, memasak, dan komputer dasar. Peserta kursus juga mendapatkan seminar tentang pengelolaan keuangan dan usaha mikro.

Sesi penyadaran terkait solidaritas, gender, disabilitas dan lingkungan juga diajarkan melalui kursus tersebut, dan mendorong peserta kursus untuk mengembangkannya pada konteks yang lebih luas dalam pekerjaan mereka.

Selama tahun 2013-2015, Caritas memiliki lebih dari 360 peserta kursus yang tamat dari Caritas Center. Sekitar 11% dari jumlah tersebut menjalankan bisnis sendiri, dan sekitar 50% bekerja pada usaha yang dikelolah oleh masyarakat lokal.

Caritas membutuhkan bantuan Anda untuk kelanjutan karya pelayanan tersebut. Dengan sedikitnya Rp 750000, Anda dapat berpartisipasi memberikan sponsor untuk peserta kursus dalam mengikuti kursus 3 bulan, memberdayakan mereka dengan pendidikan dan ketrampilan penting dalam penguatan tekad dan pengurangan kemiskinan.

Apakah Anda dapat membantu peserta kursus?

Jika Anda ingin mengenal lebih jauh tentang Caritas Center, Anda dapat membaca blog kami, dan mengetahui lebih banyak tentang perjalanan peserta kursus sebelum, selama dan setelah tamat.